Selasa, 23 Juni 2020

seven layers osi

A. FUNGSI DARI ICMP
  
  1. Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan

Error merupakan salah satu gejala yang paling mungkin terjadi di dalam sebuah jaringan komputer. Error biasanya terjadi ketika pesan dan juga request tidak dapat tersampaikan ke host, ataupun koneksi terputus atau kehilangan koneksi dalam proses transmisi data di dalam jaringan komputer.

Dengan adanya protocol ICMP ini, maka setiap error yang terjadi dapat dihandle langsung oleh protocol ini, dimana protocol ICMP ini bertugas untuk melakukan tindakan – tindakan ketika terjadi yang namanya error di dalam sebuah jaringan komputer tesebut.

  1. Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan

Control procedure atau prosedur pengontrolan juga merupakan tugas dan fungsi utama dari protocol ICMP ini. ICMP bertugas untuk mengatur dan mengontrol segala macam bentuk pengaturan pada sebuah jaringan kompter. Dengan adanya ICMP ini, maka setiap jaringan komputer dapat berjalan sesuai dengan prosedur juga ketentuan yang ada, sehingga tidak mengalami melenceng atau kesalahan dalam proses transmisi jaringan tersebut.

  1. Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan

Pengendalian error atau error handling sudah dibahas pada poin sebelumnya. Akan tetapi, selain melakukan pengendalian error atau error handling ini, ICMP juga memiliki tugas juga fungsi lainnya, yaitu melakukan pengenalian terhadap arus informasi yang ditransmisikan pada network layer atau lapisan jaringan.

Seperti diketahui, ketika bekerja, sebuah jaringan akan memiliki beberapa macam lapisan atau layer – layer tertentu yang mana setiap paket data harus melewatinya. ICMP bertugas untuk melakukan pengendalian terhadap arus yang akan masuk ke dalam masing – masing layer tersebut.

  1. Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya

Tugas pendeteksian dan juga pelaporan akan terjadinya error juga merupakan tugas dan fungsi utama dari ICMP ini. ICMP merupakan protocol yang memilki peran penting ketika terjadi error pada sebuah jaringan atau network. Ketika ICMP mendeteksi terjadinya error, biasanya router atau perangkat keras jaringan lainnya akan memberikan tanda kepada ICMP, misalnya host tidak dapat dijangkau, atau koneksi terputus.

Pada saat itu, ICMP akan menerima dan mendeteksi hal tersebut, dan kemudian melaporkan situasi dimana terjadi error.


B. FUNGSI DARI POP3


Nah, seperti sudah dijelasakan sebelumnya, POP3 adalah sebuah protocol internet yang digunakan untuk mengakses email atau surat elektronik yang masuk ke dalam email client. Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni adalah mereka yang memegang username dan juga password dari alamat email).


C. FUNGSI DARI SMTP


Fungsi dari protokol yang satu ini sudah kami jelaskan di awal bahwa ia berperan untuk mengirim pesan elektronik atau Email. Pengguna yang akan mendapatkan kiriman pesan tersebut adalah mereka yang menggunakan alamat IP pada TCP dengan port 25 yang mana di dalamnya juga menggunakan mesin antar host. Host yang digunakan tersebut yaitu MUA atau USer Agent dan juga MTA atau Mail Transfer Agent.

Kemudian, email yang sudah dikirim tersebut akan diterima oleh POP3 maupun IMAP. Selanjutnya POP3 atau Post Office Protocol 3 akan mengunduh dan lalu menyimpan email tersebut melalui data server yang ada di SMTP dengan memanfaatkan TCP pada port 10. POP3 akan mengunduh pesan seluruhnya tanpa harus memilih atau melakukan tindakan selektif.

Setelah seluruh pesan terdownload, maka klien POP3 bisa langsung memutus koneksi dan langsung bisa memindahkan seluruh data yang sudah didownload tersebut. Sebenanrya, masih ada IMAP atau Internet Message Access Protocol yang juga berguna untuk mengambil email. Namun bedanya, IMAP bekerja pada port 143 yang biasanya dilakukan oleh klien secara jarak jauh. Tentu hal ini jauh berbeda dengan POP3 yang penggunannya harus menerapkan konek dan diskonek.


D. FUNGSI DARI FTP

FTP memiliki beberapa fungsi/manfaat yang menguntungkan para pengguna, yaitu:

  • Pertukaran file antar komputer menjadi lebih mudah meski file tersebut memiliki ukuran yang besar.
  • Backup website menjadi lebih mudah.
  • Pengguna dapat melakukan indrirect maupun implicit remote computer.
  • Menyediakan transfer data yang reliable dan efisien. Pengguna tidak perlu tahapan yang rumit untuk memperoleh suatu file atau menstransfer sautu file.
  • Setiap pengguna difasilitasi untuk melakukan transfer data secara dua arah. Misalnya jika FTP digunakan dalam sebuah perusahaan, setiap pemimpin perusahaan dapat mengirim file kepada karyawannya dan sebaliknya, dengan server yang sama.
  • Saat proses pemindahan data, data tidak akan hilang meski sambungan terputus.
  • Transfer data dapat dilakukan dengan mudah dan terorganisir.

E. FUNGSI DARI ARP

Fungsinya ARP adalah untuk meningkatkan keamanan. Dalam mikrotik, masukan ARP bisa didapat secara dynamic. Namun untuk meningkatkan keamanan, kita dapat memasukkan ARP static secara manual. Dengan hanya membolehkan sebuah router me-reply hanya untuk masukan ARP static pada tabel ARP, maka akan membatasi akses ke router dan jaringan di belakang router, yang hanya untuk IP address atau mac address dengan kombinasi.



Penjelasan,kelebihan dan kekurangan IPV4 dan IPV6

1.  Internet Protokol versi 4
        Kelebihan :
-    Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
-    Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.

Kekurangan :
-    Panjang alamat 32 bit (4bytes).
-    Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.
-    Dukungan terhadap IPSec opsional.
-    Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
-    IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.

2.  Internet Protokol versi 6
        Kelebihan :
-    Format header baru. Header baru IPv6 lebih efisien daripada header pada IPv4 (karena memiliki overhead yang lebih kecil). Hal ini diperoleh dengan menghilangkan beberapa bagian yang tidak penting atau opsional.
-    Jumlah alamat yang jauh lebih besar. Dengan spesifikasi bit untuk alamat standar sebanyak 128-bit memiliki arti IPv6 akan mampu menyediakan 2128 kemungkinan alamat unik. Walaupun tidak semuanya akan dialokasikan namun sudah cukup untuk keperluan masa mendatang sehingga teknologi semacam NAT pada IPv4 sudah tidak perlu lagi digunakan.
-    Infrastruktur routing dan addressing yang efisien dan hirarkis. Arsitektur pengalamatan IPv6 yang hirarkis membuat infrastruktur routing menjadi efisien dan hirarkis juga. Adanya konsep skup juga memudahkan dalam manajemen pengalamatan untuk berbagai mode teknologi transmisi.
-    Kemampuan Plug-and-play melalui stateless maupun statefull address auto-configuration. Pada teknologi IPv6, sebuah node yang memerlukan alamat bisa secara otomatis mendapatkannya (alamat global) dari router IPv6 ataupun cukup dengan mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 tertentu (alamat link local) tanpa perlu adanya DHCP server seperti pada IPv4. Hal ini juga akan memudahkan konfigurasi. Hal ini penting bagi kesuksesan teknologi pengalamatan masa depan karena di Internet masa depan nanti akan semakin banyak node yang akan terkoneksi. Perangkat rumah tangga dan bahkan manusia pun bisa saja akan memiliki alamat IP. Tentu saja ini mensyaratkan kesederhanaan dalam konfigurasinya. Mekanisme konfigurasi otomatis pada IPv6 ini akan memudahkan tiap host untuk mendapatkan alamat, menemukan tetangga dan router default bahkan menggunakan lebih dari satu router default untuk redundansi dengan efisien.
-    Keamanan yang sudah menjadi standar built-in.Jika pada IPv4 fitur IPsec hanya bersifat opsional maka pada IPv6 fitur IPsec ini menjadi spesifikasi standar. Paket IPv6 sudah bisa secara langsung diamankan pada layer network.
-    Dukungan  yang lebih bagus untuk QoS. Adanya bagian (field) baru pada header IPv6 untuk mengidentifikasi trafik (Flow Label) dan Traffic Class untuk prioritas trafik membuat QoS yang lebih terjamin bisa diperoleh, bahkan ketika payload dari paket terenkripsi dengan IPSec dan ESP.
-    Berbagai protokol baru untuk keperluan interaksi antar node.
Adanya protokol baru misalnya Network Discovery dengan komunikasi multicast dan unicast yang efisien bisa menggantikan komunikasi broadcast ARP untuk menemukan neighbor dalam jaringan.
-    Ekstensibilitas.
Di masa depan IPv6 dapat dikembangkan lagi fitur-fiturnya dengan menambahkanya pada extension head.

        Kekurangan :
-    Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
-    Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.

SUMBER/REFERENSI :
- https://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/pengertian-icmp
- https://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/pengertian-pop3
- https://www.nesabamedia.com/pengertian-smtp/
- https://hosteko.com/blog/pengertian-dan-fungsi-ftp
- http://blogkeren14.blogspot.com/2016/10/arp.html
- http://coretananakteknikinformatika.blogspot.com/2018/04/kelebihan-dan-kekurangan-ipv4-ipv6.html

Sabtu, 25 April 2020

Topologi Jaringan

RESUME TOPOLOGI JARINGAN
sumber: https://salamadian.com/topologi-jaringan-komputer/
dan http://adislemriyadi.blogspot.com/2018/04/resume-topologi-jaringan.html
 
Topologi jaringan adalah suatu cara untuk membuat sejumlah komputer saling berhubungan satu sama lain, baik menggunakan kabel maupun yang nirkabel. Biasanya, tujuan topologi jaringan adalah demi kemudahan pertukaran informasi.
Topologi jaringan sering kali dipakai suatu perusahaan, lembaga, atau pun badan institusi agar antaranggota bisa saling melakukan komunikasi dengan cepat dan aman.


MACAM MACAM TOPOLOGI JARINGAN

1 Topologi Star

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, Kekurangan Topologi Star 
Topologi jaringan berbentuk star atau bintang adalah jaringan dari beberapa komputer yang memiliki koneksi dengan node yang berada di jaringan pusat. Jadi, masing-masing perangkat memiliki koneksi dengan node yang berada di tengah sistem jaringan.

  • kelebihan 
Berikut ini adalah kelebihan sistem topologi jaringan star.
  1. Mudah untuk dirancang.
  2. Memiliki fleksibilitas yang tinggi karena proses penambahan atau pengurangan jaringan komputer tidak akan mengganggu arus informasi.
  3. Lebih mudah untuk menemukan sumber permasalahan jika terdapat gangguan di salah satu node.
  • kekurangan
Sedangkan, berikut ini adalah kekurangan sistem topologi jaringan star.
  1. Perangkat pusat menjadi penentu utama keberlangsungan seluruh sistem. Sehingga, kerusakan jaringan pusat akan menyebabkan keseluruhan sistem komunikasi menjadi terhambat.
  2. Biaya yang dikeluarkan untuk membangun jaringan instalasi jenis ini cukup tinggi karena membutuhkan banyak kabel. Setiap satu jaringan komputer dihubungkan langsung menuju server pusat dan membutuhkan server dengan performa tinggi.
 2. Topologi Ring
iOW: Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring 

Ini adalah metode topologi jaringan yang banyak digunakan di perusahaan. Sesuai dengan namanya, metode ini menghubungkan antarkomputer dengan cara membentuk rangkaian seperti sebuah lingkaran.
Untuk membuat jaringan berbentuk lingkaran tertutup seperti sebuah cincin, setiap komputer perlu dihubungkan secara seri satu sama lain. Sistem topologi jaringan berbentuk ring dibuat untuk bisa saling berinteraksi dalam keadaan dekat atau jauh. 

  • kelebihan
Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan berbentuk ring.
  1. Mudah untuk dirancang.
  2. Untuk level rangkaian sederhana, topologi ring termasuk lebih bagus daripada pilihan lain seperti topologi jaringan bus.
  3. Mudah untuk melakukan instalasi baru.
  4. Penggunaan kabel yang hemat.
  5. Kecepatan aliran data lebih tinggi. 
  6. Tidak memiliki risiko collision karena aliran data berjalan dengan satu arah.
  • kekurangan
Sedangkan berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan berbentuk ring.
  1. Jika ada kerusakan di satu sisi, keseluruhan sistem akan terganggu.
  2. Kecepatan aliran data tergantung dari banyaknya jumlah node di dalam jaringan. Jadi, tipe topologi ini tidak cocok digunakan untuk sistem yang memiliki banyak jaringan.
  3. Sinyal semakin lemah jika node yang dituju jaraknya cukup jauh.
  4. Proses untuk menambah atau mengurangi perangkat jaringan memengaruhi keseluruhan sistem
 3. Topologi Tree
Pengertian Topologi Tree Serta Kelebihan Dan Kekurangannya 
Topologi jaringan berbentuk tree (pohon) merupakan bentuk gabungan dari sistem topologi bus dan star, di mana jaringan topologi bus menjadi konektor utama beberapa topologi star. Jika diibaratkan dengan bentuk seperti pohon, topologi bus adalah batang utama yang menghubungkan beberapa topologi star sebagai rantingnya

Topologi tree sangat cocok untuk dipakai membangun jaringan yang terdiri dari banyak komputer. Karena bentuk jaringannya yang serupa dengan pohon, topologi jaringan jenis ini juga bisa disebut dengan topologi bertingkat.

  • kelebihan
Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan tree.
  1. Sesuai dengan kebutuhan jaringan komputer dalam skala besar. 
  2. Pengembangan jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
  3. Jika salah satu stasiun sekunder mengalami kerusakan, tidak akan mengganggu keseluruhan sistem.
  4. Arus informasi data dilakukan secara point to point.
  • kekurangan
Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan tree.
  1. Seluruh jaringan akan tergantung dengan kabel penghubung utama.
  2. Peran hub cukup penting sehingga jika terjadi kerusakan, akan menyebabkan pengaruh yang besar pada sistem topologi.
  3. Sistem hierarki membuat jaringan yang berada di hierarki bawah menjadi terpengaruh dengan kerusakan sistem yang berada di atasnya.
  4. Perawatan jaringan cukup susah untuk dilakukan.
  5. Biaya yang diperlukan untuk membangun topologi model ini cukup mahal.
  6. Instalasi topologi tree cukup susah untuk dilakukan.
  7. Memiliki kemungkinan besar untuk terjadi collision di kabel utama.
 4. Topologi Mesh
TOPOLOGI MESH : Pengertian, Kelebihan & Kekurangannya 
Topologi jaringan mesh atau jala adalah sistem topologi di mana koneksi antar komputer saling terhubung secara langsung satu sama lain. Koneksi antarkomputer secara langsung seperti ini disebut dedicated link.

Pada umumnya, jenis topologi jaringan seperti ini diperuntukkan pada sistem topologi yang memiliki perangkat komputer sedikit. Jaringan topologi mesh dapat meningkatkan kecepatan proses transfer data karena langsung dikirim menuju komputer yang dituju tanpa perantara.

  • kelebihan
Berikut ini adalah kelebihan topologi mesh.
  1. Dengan dedicated link, data yang ditransfer mengalir lebih cepat ke komputer yang dituju.
  2. Kerusakan salah satu komponen tidak akan memengaruhi komponen jaringan yang lain.
  3. Keamanan data terjamin dibandingkan dengan topologi jenis lainnya.
  4. Mudah mengidentifikasi sumber kerusakan jika terjadi gangguan.
  • kekurangan 
Berikut ini adalah kekurangan sistem topologi mesh:
  1. Menggunakan banyak kabel dan port I/O.
  2. Proses instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  3. Biaya yang diperlukan menjadi lebih tinggi
5. Topologi Hybrid
Pengertian Topologi Hybrid Serta Kelebihan Dan Kekurangannya 
Topologi jaringan jenis hybrid merupakan gabungan dari dua atau lebih jenis topologi jaringan yang berbeda. Biasanya, topologi seperti ini digunakan pada perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain.

  • kelebihan
Berikut ini adalah kelebihan topologi hybrid.
  1. Fleksibel dan efisien karena dapat memadukan tipe jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.
  2. Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan tujuan tertentu.
  3. Kecepatan jaringan cukup stabil. 
  • kekurangan
Berikut ini adalah kekurangan topologi hybrid.
  1. Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi cukup tinggi karena skema topologi gabungan cukup rumit.
  2. Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  3. Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup banyak, yaitu hub, switch, router, access point, LAN card, dan wireless card.
6. Topologi Linear
Computer Site: Ciri-Ciri, Kelebihan Dan Kekurangan Topologi Linier 
Topologi jaringan linear disebut juga topologi runtut. Topologi linear dirangkai dengan urut menggunakan kabel utama yang dihubungkan pada setiap titik yang terdapat dalam komputer. 
Ciri utama topologi linear adalah memiliki skema yang serupa dengan topologi bus dan menggunakan konektor BNC serta kabel RJ 58.

  • kelebihan
Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan linear:
  1. Mudah dalam melakukan pengembangan jaringan.
  2. Efisien dalam pemakaian kabel sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi rendah. 
  3. Skema jaringan sederhana dan mudah untuk dibangun.
  4. Proses penambahan atau pengurangan terminal tidak mengganggu sistem yang sedang berjalan.
  • kekurangan
Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan linear.
  1. Potensi untuk terjadi collision cukup tinggi. Karena itulah, topologi jenis ini hanya sesuai untuk jaringan komputer dalam skala kecil.
  2. Keamanan data kurang terjamin.
  3. Jika ada penambahan jumlah pengguna, proses transfer data akan menjadi lamban.
  4. Wajib menggunakan perangkat tambahan seperti repeater untuk koneksi jarak jauh dan terminator.
  5. Ada batasan maksimal jumlah node yang bisa tersambung dalam satu sistem topologi.
  6. Rusaknya kabel penghubung utama akan membuat keseluruhan sistem akan rusak.
  7. Sulit untuk mendeteksi kerusakan jika terjadi masalah.
7. Topologi Pear To Pear
Cara membuat topologi Peer to Peer pada CISCO PAKET TRACER ~ Djivinet 
Topologi jaringan peer to peer adalah topologi jaringan yang menghubungkan dua komputer dengan satu buah kabel. Bisa dibilang bahwa topologi jaringan jenis ini adalah yang paling sederhana dibandingkan dengan yang lain.
 Setiap komputer di dalam jaringan topologi peer to peer dapat saling berinteraksi tanpa adanya server. Setiap komputer bisa menjadi client dan server secara bergantian.

  • kelebihan
Kelebihan topologi jaringan peer to peer adalah komunikasi dapat dilakukan tanpa perangkat tambahan seperti hub dan switch, biaya yang diperlukan murah, dan proses instalasi mudah untuk dilakukan.
  •  kekurangan
Kekurangan topologi jaringan peer to peer adalah keamanan data yang kurang terjamin, proses penyimpanan data tergantung dari computer, sehingga jika komputer mengalami kerusakan, akan mengganggu proses arus data.

 

Selasa, 14 April 2020

perangkat jaringan

 Repeater
REPEATER (penguat) | Tierockstars's Blog



Repeather yaitu suatu alat atau perangkat yang mempunyai fungsi untuk menyebarkan jangkauan sinyal. sinyal wifi yang belum terjangkau oleh sinyal dari server, yang mana tujuan hal itu adalah untuk menangkap sinyal wifi.

Fungsi Repeater antara lain yaitu:
  • Untuk mengcakup daerah yang lemah sinyal dari server (pemancar)
  • Untuk memudahkan akses sinyal Widi yang dari server.
  • Untuk meluaskan jangkauan sinyal dari server atau pemancar.
Kelebihan :
  • Dapat memperkuat sinyal.
  • Sebuah analog perangkat yang memperkuat input sinyal terlepas dari alam (analog atau digital).
  • Sebuah digital perangkat yang memperkuat dan membentuk ulang atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk transmisi ulang.
  • Karena repeater berkerja dengan sinyal fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang dikirim.
  • Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.

Kekurangan :
  • Repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi
  • Memperpanjang jarak fisik jaringan
  • Jangan serius mempengaruhi kinerja jaringan
  • Khusus terhubung media yang berbeda

     

    Jenis-Jenis Repeater

      • telephone repeater
      • optical communications repeater
      • radio repeater



Bridge

BAKTI - Pengertian Bridge dan Fungsinya Dalam Jaringan Komputer 
 
Bridge adalah sebuah komponen yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
Fungsi :
  1. Untuk menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
  2. Dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
Kelebihan : 
  • Mempermudah proses monitoring pada sebuah jaringan
  • Membantu keamanan data dari sebuah organisasi
  • Dapat di aplikasikan pada jaringan LAN
  • Dapat ditarik secara jarak jauh, dengan menggunakan Bridge wireless
  • Dapat memecah jaringan LAN menjadi jaringan yang lebih kecil
  • Menghemat biaya operasional
  • Mudah dalam mengaplikasikan Bridge
Kekurangan : 
  • Fiturnya kebanyakan hanya terbatas pada konektivitas LAN
  • Tidak selengkap router dalam hal fitur - fiturnya


Network interface card 

Pengertian dan fungsi LAN Card / NIC Card ( Network Interface Card ...
NIC adalah perangkat keras yang berbentuk kartu dengan kegunaan untuk menjadi jembatan komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerjanya mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial yang dapat ditransmisikan kedalam media jaringan. Berikut ini fungsi-fungsinya:
  • Sebagai media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
  • Untuk mengotrol dataflow antara komputer dan sistem kabel.
  • Untuk menerima data yang dikirim dari komputer melalui kabel, lalu diterjemahkan kedalam bitagar dapat dimengerti oleh komputer.

Kelebihan :
  • Senang untuk menambah atau mengurangkan komputer Ndan mod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
  • Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas.
  • Murah
  • Sesuai untuk rangkaian yang kecil.
Kekurangan : 
  • Jika kabel tulang belakang ( backbone) atau nama - nama bosnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi, maka :
  • Memerlukan Terminator untuk kedua - dua hujung kabel tulang belakang.
    Sukar mengesankan kerusakan.
    Perlu pengulan (repeater) jika jarak LAN jauh.
    Persian tambahan diperlukan untuk mengelakkan pelanggaran (collision) data.

 Referensi by : https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiXoOj78ufoAhU0meYKHSRfBuIQFjAAegQIARAB&url=http%3A%2F%2Fshirobarakirei.blogspot.com%2F2018%2F04%2Fresume-jaringan-repeater-bridge-dan-nic.html&usg=AOvVaw3ZM4Zv37033YkUlrrFQ0wl

Selasa, 07 April 2020

IP Address dan Subneting

kelompok 5 :
1. Syaifatul Husnah           = 132a37-07-jk.blogspot.com
2. Dian Penta Lusiawati    = 132a37-15-jk.blogspot.com
3. Disa Putri Irdiani           = 132a37-19-jk.blogspot.com
4.Muhammad Nur Faiz     = 132a37-26-jk.blogspot.com
5. Harits Salsabil (ketua)   = 132a37-34-jk.blogspot.com





Kamis, 26 Maret 2020

Jenis jenis jaringan komputer

1. Pengertian PAN

Hasil gambar untuk gambar jaringan pan

Personal Area Network atau biasa disebut dengan jaringan PAN pada istilah jaringan komputer adalah jaringan komputer yng digunakan untuk komunikasi antara komputer dengan perangkat-perangkat lain seperti handphone, speaker, komputer dan perangkat lain. Jangkauan jaringan komputer ini relatif sangat dekat sehingga tidak bisa menjangkau jarak yang jauh. 
2.Pengertian LAN (Local Area Network)
Hasil gambar untuk gambar jaringan lan


Pengertian LAN adalah suatu jaringan komputer dimana cakupan wilayah jaringannya sangat kecil atau terbatas. Misalnya, jaringan komputer kantor, sekolah, rumah, atau di dalam satu ruangan saja.
fungsi LAN adalah :

Pada dasarnya fungsi utama jaringan LAN adalah untuk menghubungkan beberapa komputer di dalam jaringan sehingga proses kerja menjadi lebih mudah dan cepat. Sesuai dengan pengertian LAN yang dijelaskan sebelumyan, adapun tujuan LAN adalah sebagai berikut:
  • Untuk menghubungkan beberapa komputer dalam suatu wilayah kecil.
  • Untuk memungkinkan dilakukannya komunikasi antar komputer dan perangkat dalam jaringan.
  • Untuk memungkinkan dan mempercepat proses berbagi data dan program antar komputer di dalam jaringan.
  • Membantu menghemat biaya operasional karena perangkat dalam satu jaringan dapat dipakai secara bersama-sama (misalnya: printer, server, dan lain sebagainya).
Keuntungan Jaringan LAN :

1. Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing)
2. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing)
3. File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin
4. File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol
5. Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat
6. Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali
7. Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem

kerugian jaringan LAN :

1.Kerugian dari penggunaan Jenis Jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
2.Jika menggunakan HUB akan lebih lambat dalm pengaksesan karena speed terbagi untuk client yang lain
3.Tidak bisa dijadikan sebagai server
Komponen Jaringan LAN :

LAN terdiri dari beberapa komponen dasar yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat menghubungkan beberapa komputer. Adapun beberapa komponen dasar LAN adalah sebagai berikut:
  • Workstation, yaitu node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
  • Server, yaitu suatu hardware (perangkat keras) yang fungsinya untuk melayani jaringan dan workstation yang terkoneksi dengan suatu jaringan. 
  • Link, yaitu bagian dari jaringan LAN yang menghubungkan peralatan seperti workstation dan server secara fisik.
  • Network Interface Card (NIC), yaitu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol.
  • Network Software, yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan jaringan LAN berfungsi sebagaimana mestinya.

3. Pengertian WAN (Wide Area Network)

Hasil gambar untuk gambar jaringan wan
Pengertian WAN adalah Wide Area Network merupakan salah satu jaringan computer dengan area cakupan yang sangat besar seperti jaringan komputer yang mencangkup antar wilayah, antar kota bahkan dapat antar Negara dengan definisi jaringan komputer yang dalam penggunaannya menggunakan router dan saluran komunikasi publik.

Fungsi WAN
  • Dapat meningkatkan efisiesnsi perpindahan arus informasi
  • Mengintegrasikan dan menggabungkan jaringan LAN dan MAN menjadi satu
  • Dapat mempermudah dan mempercepat arus informasi dan komunikasi
  • Dapat mencegah terjadinya miskomunikasi
  • Dapat menghemat biaya operasional
  • Mendukung operasionalitas dari sebuah perusahaan multinasional dan internasional
Kelebihan WAN
  • Berbagi informasi atau file melalui area yang lebih besar.
  • Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
  • Mempunyai sistem jaringan yang besar atau luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
  • Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan dengan
  • Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.
  •  
     

Kekurangan WAN
  • Biaya operasional mahal.
  • Dalam hal settingan atau pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
  • Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan bisa mengganggu jaringan ini.
  • Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.                                                
Karakteristik Jaringan WAN
  • Untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang tidak dapat dihubungkan melalui jaringan LAN dan MAN, oleh karena itu jaringan WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan yang luas.
  • WAN memiliki cangkupan area yang luas.
  • Menggunakan koneksi serial dari berbagai macam jenis untuk dapat mengakses bandwith dalam lokasi yang berjauhan.
  • Dapat melakukan paket data maupun frame antar router atau switch dan jaringan LAN yang sudah dibangun.
  • Bekerja pada layer physical dan data link dari layer OSI.


    2. Pengertian MAN (Metropolitan Area Network)
    Hasil gambar untuk gambar jaringan man

    Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan yang lebih luas daripada Local Area Network (LAN).  Area yang digunakan dalam jaringan MAN adalah dalam sebuah negara. Dalam hal ini, jaringan komputer menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan Local Area Network (LAN) ke dalam lingkungan area yang lebih besar. Beberapa Local Area Netwrok (LAN) menjadi satu jaringan dapat juga disebut Metropolitan Area Network (MAN).

    Kelebihan Jaringan MAN
     
    1. Pertukaran data dan informasi bisa lebih cepat dan akurat.
    2. Pengembangan dalam bidang ilmu pengetahun untuk sebuah perguruan tinggi atau sekolah-sekolah.
    3. Komunikasi antarperguruan tinggi atau sekolah atau karyawan pada sebuah kantor bisa dengan e-mail atau chatting.
    4. Proses backup data dari berbagai tempat lebih mudah dan cepat.
    5. Dapat membuat sarana diskusi untuk perguruan tinggi atau sekolah-sekolah.
    6. Dapat dijadikan sebagai alat untuk mempersatukannya kekompakan karyawan atau mahasiswa dan siswa.
    7. Dapat dijadikan sebagai sarana promosi yang tepat dan cepat.
    8. Dapat menggunakan program aplikasi atau permainan secara bersama-sama.
    9. Cakupan wilayah jaringan lebih luas dibanding jaringan LAN

    kekurangan jaringan

    1. Biaya operasional yang relatif sangat besar
    2. Biaya perawatanya pun terbilang sangat mahal
    3. Sering menjadi sasaran Cracker untuk mendapatkan keuntungan pribadi
    4.  Untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama

      
    Ciri Karakteristik MAN

    1. Meliputi area seluas antara 5 dan 50 kisaran km. Banyak MAN mencakup area perkotaan.
    2. Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi. MAN, komunikasi linknya dan peralatan, umumnya dimiliki oleh salah satu konsorsium pengguna atau oleh penyedia layanan jaringan yang menjual pelayanan kepada pengguna.
    3. MAN sering bertindak sebagai jaringan kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah. Hal ini juga sering digunakan untuk menyediakan koneksi bersama untuk jaringan lain dengan menggunakan link ke WAN.
    4. MAN berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN.
    5. Hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak memiliki elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel . Adanya elemen switching membuat rancangan menjadi lebih sederhana.